English French Italian Dutch Russian Japanese Korean Arabic German

Install Backtrack 4 di VirtualBox OSE

on Minggu, 2009 Juni 28



Berawal dari keinginan untuk mencoba backtrack 4 yang katanya base ubuntu dan kecintaan yg mendalam pada Linux Mint, maka timbullah ide untuk mengistall backtrack didalam vBox OSEnya Linux Mint. jadi keduanya dapat saya nikmati. Sebenarnya untuk menginstall OS di dalam vBox pada dasarnya sama saja, yaitu dengan syarat kita sudah memiliki ISO dari OS yang diinginkan. tapi untuk Backtrack yg pengistalannya menggunakan comand line mungkin agak sedikit susah. Sekanrang saya akan mencoba membagikan hasil oprekan malam (3 malam berturut-turut bergadang..hehehe) yang dipenuhi keinginan menggunakan backtrack. let's we go (englishnya jangan di protes ya...(^_^))


1. mount file .ISO backtrack dengan menggunakan vBox.
2. Buat aja partisi baru dengan size 15 GB.
3. kemudian jalankan batrack melalui vBox
4. isi user "root" dan pass "toor"

OK.... sekarang kita memasuki console rootnya backtrack ..

selanjutnya, ikuti petunjuk yang berikut ini:


root@bt:~# fdisk /dev/hda

The number of cylinders for this disk is set to 1044.
There is nothing wrong with that, but this is larger than 1024,
and could in certain setups cause problems with:
1) software that runs at boot time (e.g., old versions of LILO)
2) booting and partitioning software from other OSs
(e.g., DOS FDISK, OS/2 FDISK)

Command (m for help): n
Command action
e extended
p primary partition (1-4)
p
Partition number (1-4): 1
First cylinder (1-1044, default 1):
Using default value 1
Last cylinder, +cylinders or +size{K,M,G} (1-1044, default 1044): +128M

Command (m for help): n
Command action
e extended
p primary partition (1-4)
p
Partition number (1-4): 2
First cylinder (10-1044, default 10):
Using default value 10
Last cylinder, +cylinders or +size{K,M,G} (10-1044, default 1044): +1024M

Command (m for help): n
Command action
e extended
p primary partition (1-4)
p
Partition number (1-4): 3
First cylinder (142-1044, default 142):
Using default value 142
Last cylinder, +cylinders or +size{K,M,G} (142-1044, default 1044):
Using default value 1044

Command (m for help): t
Partition number (1-4): 2
Hex code (type L to list codes): 82
Changed system type of partition 2 to 82 (Linux swap / Solaris)

Command (m for help): a
Partition number (1-4): 1
Command (m for help): w
The partition table has been altered!
Calling ioctl() to re-read partition table.
Syncing disks.
root@bt:~#


Comand Line diatas adalah untuk pembuatan partisi-partisi virtual..
Sekarang kita masuk pada tahap penginstalan sistem :

1. Pengaturan jenis partisi anda:

root@bt:~#mke2fs /dev/hda1 (membuat partisi boot ext2 format dibaca oleh kernel)
root@bt:~#mkswap /dev/hda2
root@bt:~#swapon /dev/hda2 (untuk mengaktifkan ruang swap)
root@bt:~#mkfs.ext3 /dev/hda3 (di sini saya lebih suka untuk mengatur format ext3 daripada reiserfs)



Catatan: pada saat Anda memiliki beberapa pesan kesalahan di mana partisi swap tidak dapat formated karena sudah digunakan (=> jalankan "swapoff /dev/hda2" sebelum menjalankan perintah lainnya) & ketik /dev/hda1 | /dev/hda3 (lakukan unmounting dengan perintah "umount /dev/hda1" & "umount /dev/hda3") - ini bisa terjadi jika Anda menginstal pertama gagal setelah partitionned disk dan Anda rebooted tanpa recreated baru di virtual penyimpanan HD


2. Pembuatan folder untuk me-mount parititions, dengan perintah-perintah sebagai berikut:


1. mkdir /mnt/bt4 mkdir / mnt/bt4
2. mount /dev/hda3 /mnt/bt4 mount / dev/hda3 / mnt/bt4
3. mkdir /mnt/bt4/boot mkdir / mnt/bt4/boot
4. mount /dev/hda1 /mnt/bt4/boot mount / dev/hda1 / mnt/bt4/boot


3. Pembuatan folder-folder system.


root@bt:~#mkdir /mnt/bt/{mnt,tmp,proc,sys}


4. Menyalin semua data dari live cd (PERINGATAN: ini akan memakan waktu lama dan kemungkinan akan memakan size 5 GB dari HD):

root@bt:~#cp --preserve -R /{bin,dev,home,pentest,root,usr,boot,etc,lib,opt,sbin,var} /mnt/bt4


5. Menghubungkan perangkat ke disk.

root@bt:~#mount -t proc /proc /mnt/bt4/proc


6. Masuk kedalam dumped system.

root@bt:~# chroot /mnt/bt4 /bin/bash


7. Lakukan pengeditan pada "/etc/lilo.conf" untuk memastikan root & boot mengarah ke disk/partisi (dalam kasus saya, saya mengganti 'boot = /dev/sda' & 'root =/dev/sda1' dengan 'boot =/dev/hda '&' root =/dev/hda3 ', simpan perubahan Anda.

8. Masukkan penambahan pada "/etc/fstab" dengan menyisipkan baris berikut:
"/dev/hda2 none swap sw 0 0" -->> ini untuk partisi swap
"/dev/hda3 /ext3 default 0 0" -->> ini untuk partisi root

9. Kemudian jalankan lilo -v.

root@bt:~#lilo -v






and the last is :

root@bt:~#shutdown -h now


GOOD LUCK ...!!
:sweaty:

Selengkapnya..

I Believe I Can Fly

on Kamis, 2009 Juni 11



I used to think that I could not go on
And life was nothing but an awful song
But now I know the meaning of true love
I'm leaning on the everlasting arms

2-If I can see it, then I can do it
If I just believe it, there's nothing to it

1-I believe I can fly
I believe I can touch the sky
I think about it every night and day
Spread my wings and fly away
I believe I can soar
I see me running through that open door
I believe I can fly
I believe I can fly
(Oh) I believe I can fly

See I was on the verge of breaking down
Sometimes the silence can seem so loud
There are miracles in life I must achieve
But first I know it starts inside of me
(repeat 2, 1)

Could I believe in it?
(rpt 2, 1...)

Selengkapnya..

MYSQL windows VS MYSQL linux

on Jumat, 2009 Mei 15



bermula dari keinginan untuk memigrasikan segala kebiasaan menggunakan windows ke linux. dan kenbetulan segala keperluan yang sangat penting bagi saya saat ini berhubungan dengan yang namanya MYSQL, jadi saya mencoba mencari cara supaya dapat menggunakan Linux untuk keperluan saya yang satu ini, yang pertama saya lakukan yaitu menginstall webserver di linux, nah webserver mungkin cukup mudah, karena begitu kita tanyak ama "OM GOOGLE" keluar ratusan cara membuat webserver di linux, dan saya memutuskan dengan menggunakan XAMPP atau di linux lebih di kenal dengan nama LAMPP.
nah setelah menginstall LAMPP, timbul pertanyaan di dalam kepala saya

Bagaimana memindahkan data-data MYSQL yang ada di windows ke linux ????"

untuk memulai dari nol mungkin akan memakan waktu dan tidak efisien. Nah, begitu saya mencoba nanyak ama "OM GOOGLE" eh om google ngasih jawaban yg nggak sesuai dengan jawaban yang saya kehendaki.

Sesudah mencoba berulangkali akhirnya jawaban dari pertanyaan diatas ditemukan. Sebenarnya cara memindahkan data-data mysql dari windows ke linux sich cukup mudah kita hanya perlu mengcopy file-file yang ada windows ke linux. Kalau di windows letaknya di "C:xampp\mysql\data" nah kalau di linux letaknya di "\opt\lampp\var\mysql".
ni hasil screenshoot detik-detik pemindahan data-data mysql di windows ke linux :



Setelah melakukan pengcopyan dari xampp windows ke linux alangkah baiknya di chmod 777 kan dahulu file yang dicopy. nah dengan demikian semua data mysql yang dibuat dengan xampp di windows sekarang sudah bisa diakses dengan lampp di linux.
FROM FREEDOM CAME ELEGANCE

tantangan pertama selesai....!!!

Selengkapnya..

Chating ala MATRIX

on Selasa, 2009 Mei 12

Aplikasi untuk chating yang paling terkenal di linux mungkin pidgin. Tapi pernah ngebayangin gak, klu pidginnya berbentuk terminal (console), biar kelihatan lebih wah.... dan chatinganya biar kelihatan sperti di film-film hacker.hehehe
Di linux ada satu aplikasi yang namanya FINCH, finch adalah aplikasi chating di linux yang tidak mempunyai tampilan GUI, tapi finch bisa dijalankan dalam terminal(console).nih tampilan dari finch.











untuk install bisa langsung melalui SOFTWARE MANAGER.
emang pertama kali pake agak membingungkan, tapi klu dah tau perintah2 untuk ini dan itu. ternyata finch lebih menyenangkan dari PIDGIN (bagi yang suka ketak-ketuk di keyboard ).

berikut-berikut perintah-perintah yang ada di dalam finch (hasil oprekan tengah malam )

Alt + a = untuk menampilkan menu finch, anda dapat membuka jendela account, preference, dll

Alt + n = untuk ke jendela selanjutnya (next windows)

Alt + p = untuk ke jendela sebelumnya (previous windows)

Alt + w = untuk menampilkan list dari tampilan jendela yang telah dibuka

Alt + q = untuk keluar dari Finch

Alt + c = untuk keluar dari jendela yang dinginkan

Alt + m = untuk memindahkan tampilan di terminal

Alt + r = untuk meresize tampilan

Alt + . = untuk memindahkan posisi dari jendela yang telah dibuka

Alt + , = untuk memindahkan posisi dari jendela yang telah dibuka

Alt + l = untuk me refresh tampilan setelah meresize

Alt + 1 2...0 = untuk melakukan lompatan cepat dari jendela 1 ke jendela 8

Ctrl + o = untuk melihat seluruh isi dari buddy (sama kayak ctrl+h di YM).

Ok cuma ini yang baru aq tahu. make finch emang keren oi...hehehe


Selengkapnya..